Juventus's Blog

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Saturday, 7 January 2012

Gambar 3D Mata dengan Resolusi Tinggi

Posted on 05:56 by Unknown
Para peneliti dari MIT saat ini telah berhasil mengembangkan suatu sinar laser jenis baru yang dapat digunakan untuk mengambil gambar tiga dimensi beresolusi tinggi dari retina. Retina adalah bagian dari mata yang berfungsi untuk mengkonversi cahaya menjadi sinyal elektrik yang kemudian dikirim ke otak. Penemuan ini sangat membantu untuk meningkatkan keakuratan diagnosis terhadap suatu penyakit mata.

Hasil riset ini telah dipresentasikan pada Conference on Lasers and Electro-Optics and the Quantum Electronics and Laser Science Conference di Baltimore 10 Mei 2007 lalu.

Sistem baru pencitraan mata ini berbasis pada Optical Coherence Tomography (OCT). Sistem ini menggunakan cahaya untuk memperoleh resolusi tinggi dari gambar penampang melintang mata. Data dari OCT scan selanjutnya digunakan untuk menvisualisasikan perubahan yang terjadi akibat suatu penyakit pada retina mata. OCT sudah dikembangkan sejak awal tahun 90-an oleh profesor MIT bernama James Fujimoto di MIT Lincoln Laboratory.

OCT  dengan laser baru untuk pencitraan mata 3D
Profesor James Fujimoto (tengah) bersama dua mahasiswanya, Desmond C. Adler (kiri) dan Vivek Srinivasan (kanan). Photo / Donna Coveney

Dalam beberapa tahun terakhir, Optical Coherence Tomography (OCT) telah menjadi suatu standar diagnosis dalam bidang ilmu pengobatan mata. Dengan teknik baru ini, kini dimungkinkan untuk meningkatkan kecepatapan pengambilan gambar. Kecanggihan ini menjanjikan suatu kemungkinan metode baru visualisasi tiga dimensi yang lebih powerful, yang dapat meningkatkan kemampuan diagnosis awal dari suatu penyakit dan kemampuan monitoring selama perawatan yang lebih baik. Data OCT tiga dimensi dapat diproses lebih lanjut untuk menvisualisasikan struktur internal dari retina mata secara detail. Teknologi ini dapat mendeteksi terjadinya perubahan kecil pada retina, yang mengindikasikan tahap awal dari suatu penyakit, sebelum terjadi hilang penglihatan secara permanen.

OCT konvensional melakukan pencitraan dengan menghasilkan suatu rangkaian gambar dua dimensi yang dapat dikombinasikan membentuk gambar tiga dimensi. Sistem ini bekerja dengan melakukan scanning cahaya bolak-balik pada mata, mengukur waktu tunda dari pantulan cahaya sepanjang garis pada skala mikrometer. Proses ini dilakukan baris demi baris untuk membangun gambar dengan resolusi tinggi.

Sistem OCT komersial dapat men-scan mata pada kisaran beberapa ratus hingga beberapa ribu garis per detik. Namun, pada proses ini umumnya pasien hanya dapat menjaga matanya sekitar satu detik. Hal ini membatasi jumlah data tiga dimensi yang dapat diambil.

Sekarang, dengan menggunakan laser baru, para peneliti yang bergabung bersama Profesor Fujimoto melaporkan telah dapat melakukan scan retina dengan rekor kecepatan hingga 236000 garis per detik, suatu peningkatan 10 kali lebih baik.

Studi klinis dimasa yang akan datang, seiring dengan pengembangan teknologi ini lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan suatu saat seorang dokter mata dapat memperoleh ’OCT snapshots’ tiga dimensi dari mata, yang mengandung informasi volumetrik tentang mikro struktur dari retina mata. Snapshots seperti ini sangat potensial untuk meningkatkan diagnosis terhadap penyakit retina seperti diabetic retinopathy, glaucoma dan degenerasi molekular karena faktor usia.

Rekan kerja Fujimoto dalam riset ini antara lain adalah Robert Huber, ilmuwan tamu di MIT dari Ludwig-Maximilians University - Jerman, Desmond C. Adler dan Vivek Srinivasan. Adler dan Srinivasan keduanya adalah mahasiswa Electrical Engineering and Computer Science MIT.




sumber : http://www.forumsains.com/artikel/gambar-3d-mata-dengan-resolusi-tinggi/
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Posted in Softskill | No comments
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Gianluigi Buffon
    Gianluigi Buffon Gianluigi Buffon, seringkali dipanggil Gigi Buffon lahir di Carrara pada tanggal 28 Januari 1978; umur 32 tahun, ia adal...
  • Tahun 2050 Reaktor Fusi Dioperasikan ?
    Naiknya harga minyak mentah boleh jadi membawa berkah besar bagi negara-negara pengekspor minyak seperti OPEC. Namun di lain pihak, teruta...
  • QR CODE
    Definisi QR Code Kode QR atau biasa dikenal dengan istilah QR Code adalah bentuk evolusi kode batang...
  • Korupsi dan Dampak Bagi Perekonomian Indonesia
    Definisi korupsi sesungguhnya beragam. Namun jika dipandang dari sisi ekonomi, korupsi berarti the misuse of public office for private gain...
  • Apollo 11 dan Dugaan Kebohongan NASA (part 2)
    Sayangnya foto-foto menunjukkan kaki-kaki wahana tersebut bersih. Yang tampak hanya onggokan debu yang mungkin terbang selama pendaratan. ...
  • Marcello Lippi - Pelatih Tersukses Juventus F.C
    Marcello Lippi Marcello Lippi mengambil alih posisi manajer Juventus pada awal musim 1994-95. Ia lantas mengantarkan Juventus memenangi seri...
  • Porphyria, The Vampire Disease
    Porphyria adalah suatu kelainan pada proses biosintesis heme, bagian dari hemoglobin, komponen sel darah merah yang berfungsi mengikat ok...
  • Aku dan Masa Depanku
    Inilah kisahku dan masa depanku... Nama saya Muhammad Syaiful Alam, saya anak ke-4 dari 4 besaudara a.k.a bontot. Saat ini saya kuliah di pe...
  • Peran Teknologi Nano di Bidang IT
    Peran teknologi nano dalam pengembangan teknologi informasi (IT,  information technology ), sudah tidak diragukan lagi. Bertambahnya kecepat...
  • Kekisruhan E-KTP - Ada mafia di E-KTP
    Pelaporan pihak Konsorsium Lintas Peruri Solusi ke Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, terkait dugaan penipuan oleh panitia lelang KTP ...

Categories

  • Champion League
  • IMK
  • Juventus FC
  • My Team Favourite
  • Sofskill
  • Softskill

Blog Archive

  • ▼  2012 (30)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ▼  January (23)
      • Penyakit Jantung Koroner yang Mematikan
      • Porphyria, The Vampire Disease
      • Kissing Disease
      • Manusia Berdarah Hijau
      • Salmonella : Infeksi yang Mematikan
      • Movement Radars
      • Tahun 2050 Reaktor Fusi Dioperasikan ?
      • Sistem Peringatan Dini untuk Tsunami
      • WiSE : Alat Transportasi Alternatif Antarpulau
      • Gambar 3D Mata dengan Resolusi Tinggi
      • Sistem Kendali Fly-by-wire
      • Superkomputer Masa Kini
      • Glisse 581, Planet Layak Huni Selain Bumi
      • Menyingkap Misteri Black Hole
      • Fenomena Siklus Matahari
      • Apollo 11 dan Dugaan Kebohongan NASA (part 2)
      • Apollo 11 dan Dugaan Kebohongan NASA (part 1)
      • Panen Kapas Hasil Transgenik di Sulawesi Selatan
      • Peran Teknologi Nano di Bidang IT
      • ZigBee, Teknologi Wireless Masa Depan
      • Teknologi Sel Surya Untuk Energi Masa Depan
      • ASEAN Para Games 2011
      • Konflik Mesuji
  • ►  2011 (27)
    • ►  December (4)
    • ►  October (8)
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
  • ►  2010 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile