Juventus's Blog

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Tuesday, 18 October 2011

KPK vs DPR

Posted on 16:13 by Unknown
Pertemuan DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadi pertaruhan yang teramat besar dan penting. Ini pertaruhan apakah KPK bertekuk lutut di hadapan DPR atau sebaliknya, tegar menegakkan wibawa dan independensi mereka.

Dalam pertemuan itu, menurut rencana, dari pihak DPR akan hadir pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi. KPK akan diwakili para unsur pimpinan.

Sebelumnya, KPK menolak bertemu DPR karena pimpinan badan anggaran (banggar) diikutsertakan dalam rencana pertemuan itu. Padahal, pimpinan banggar termasuk pihak yang beperkara dan sedang dalam proses pemeriksaan. KPK dilarang mengadakan pertemuan dengan pihak beperkara.

KPK kali ini memenuhi undangan DPR karena pertemuan tanpa dihadiri unsur pimpinan banggar. Pertanyaannya, apakah yang seharusnya dilakukan KPK bila ternyata dalam pertemuan hari ini juga dihadiri pimpinan banggar atau ternyata membahas kasus di banggar yang sedang ditangani KPK?

Jawabnya, mestinya sangat tegas, yaitu pimpinan KPK harus meninggalkan pertemuan itu alias walk out.

Jika itu yang terjadi, jelas langkah pimpinan KPK sudah tepat dan benar. KPK harus dengan sekuat tenaga menjaga wibawa dan independensi mereka. KPK harus bebas dari intervensi siapa pun. KPK harus pula bebas menyidik semua perkara korupsi di semua lembaga negara, termasuk DPR.

Namun, bila sebaliknya yang terjadi, samalah artinya KPK sudah bertekuk lutut di hadapan DPR. Lonceng kematian KPK sudah dibunyikan. KPK benar-benar ibarat cecak yang tidak kuasa melawan buaya DPR. Era pemberantasan korupsi pun berakhir karena tekad untuk itu sekadar wacana.

Celakanya, indikasi intervensi DPR terhadap KPK sudah diperlihatkan. Setidaknya, itu yang dilontarkan Ketua DPR Marzuki Alie yang meminta KPK untuk menghentikan sementara pemeriksaan terhadap pimpinan banggar.

Dalam pertemuan hari ini sangat terbuka kemungkinan pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi menjadi perpanjangan tangan yang menegosiasikan berbagai kepentingan banggar yang tengah terseret proses hukum.

Kebusukan di banggar terbongkar berawal dari nyanyian anggota banggar sendiri. Adalah Wa Ode Nurhayati, anggota banggar dari Fraksi PAN, yang memaparkan kebobrokan di banggar.

Sontak nyanyian Wa Ode itu membuat telinga jajaran banggar dan pimpinan DPR memerah. Wa Ode tak sendirian. Muhammad Nazaruddin, tersangka kasus korupsi di Kemenpora, juga ikut bernyanyi tentang kebobrokan banggar dan terbongkarnya kasus korupsi di Kemenakertrans, yang juga menyeret-nyeret banggar.

Karena itu, pertemuan DPR dan KPK hari ini menjadi pertaruhan teramat penting bagi wajah sesungguhnya lembaga masing-masing. Apakah wajah garang KPK berubah menjadi loyo dan letoi, sedangkan DPR kian menampilkan wajah tirani yang tiada malu dan tak tahu diri?


sumber : media indonesia
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Posted in Softskill | No comments
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • Gianluigi Buffon
    Gianluigi Buffon Gianluigi Buffon, seringkali dipanggil Gigi Buffon lahir di Carrara pada tanggal 28 Januari 1978; umur 32 tahun, ia adal...
  • Tahun 2050 Reaktor Fusi Dioperasikan ?
    Naiknya harga minyak mentah boleh jadi membawa berkah besar bagi negara-negara pengekspor minyak seperti OPEC. Namun di lain pihak, teruta...
  • QR CODE
    Definisi QR Code Kode QR atau biasa dikenal dengan istilah QR Code adalah bentuk evolusi kode batang...
  • Korupsi dan Dampak Bagi Perekonomian Indonesia
    Definisi korupsi sesungguhnya beragam. Namun jika dipandang dari sisi ekonomi, korupsi berarti the misuse of public office for private gain...
  • Apollo 11 dan Dugaan Kebohongan NASA (part 2)
    Sayangnya foto-foto menunjukkan kaki-kaki wahana tersebut bersih. Yang tampak hanya onggokan debu yang mungkin terbang selama pendaratan. ...
  • Marcello Lippi - Pelatih Tersukses Juventus F.C
    Marcello Lippi Marcello Lippi mengambil alih posisi manajer Juventus pada awal musim 1994-95. Ia lantas mengantarkan Juventus memenangi seri...
  • Porphyria, The Vampire Disease
    Porphyria adalah suatu kelainan pada proses biosintesis heme, bagian dari hemoglobin, komponen sel darah merah yang berfungsi mengikat ok...
  • Aku dan Masa Depanku
    Inilah kisahku dan masa depanku... Nama saya Muhammad Syaiful Alam, saya anak ke-4 dari 4 besaudara a.k.a bontot. Saat ini saya kuliah di pe...
  • Peran Teknologi Nano di Bidang IT
    Peran teknologi nano dalam pengembangan teknologi informasi (IT,  information technology ), sudah tidak diragukan lagi. Bertambahnya kecepat...
  • Kekisruhan E-KTP - Ada mafia di E-KTP
    Pelaporan pihak Konsorsium Lintas Peruri Solusi ke Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, terkait dugaan penipuan oleh panitia lelang KTP ...

Categories

  • Champion League
  • IMK
  • Juventus FC
  • My Team Favourite
  • Sofskill
  • Softskill

Blog Archive

  • ►  2012 (30)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  January (23)
  • ▼  2011 (27)
    • ►  December (4)
    • ▼  October (8)
      • Solusi untuk lahan parkir di kampus Gunadarma
      • Kekisruhan E-KTP - Ada mafia di E-KTP
      • KPK vs DPR
      • SEA GAMES 2011
      • Aku dan Masa Depanku
      • Reshuffle Kabinet (SBY Diminta Cari Menteri yang M...
      • Perkembangan Teknologi Hardware Di Dunia (Media Pe...
      • Korupsi dan Dampak Bagi Perekonomian Indonesia
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
  • ►  2010 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile